Superflu H3N2 Merebak: Lebih Agresif dan Resisten Vaksin?

Superflu H3N2 Merebak: Lebih Agresif dan Resisten Vaksin?

Smallest Font
Largest Font

Istilah 'Superflu' atau influenza H3N2 varian Subclade K tengah menjadi sorotan karena penyebarannya yang cepat di berbagai negara. Dokter spesialis paru dari RS Paru Persahabatan menjelaskan mengapa varian ini lebih agresif dan cepat menular.

Apa Itu Superflu Subclade K?

Menurut Prof. dr. Agus Dwi Susanto, SpP(K), Subclade K adalah mutasi dari virus influenza musiman A (H3N2). Mutasi ini menyebabkan perbedaan karakteristik dibandingkan flu biasa.

"Pada dasarnya influenza Subclade K ini masih jenis influenza musiman yaitu jenis Influenza A (H3N2), hanya mengalami mutasi sehingga memiliki bbrp sifat yg berbeda dengan influenza musiman pada umumnya," ujar Prof Agus.

Mengapa Superflu Lebih Mudah Menular?

Prof. Agus menjelaskan, agresivitas Subclade K disebabkan oleh faktor biologis virus yang lebih kuat saat menginfeksi manusia. Laju replikasi virus yang lebih cepat di saluran napas meningkatkan jumlah virus yang diproduksi.

Viral Load Lebih Tinggi

Subclade K memiliki viral load yang lebih tinggi di saluran napas atas. Kondisi ini meningkatkan potensi penularan virus.

Superflu Resisten Terhadap Vaksin?

Mutasi pada Subclade K membuatnya lebih resisten terhadap vaksin flu yang ada saat ini.

"Mutasi subclade K membuatnya lebih resisten terhadap vaksin flu," tutur Prof Agus.

'Superflu' Hanya Istilah Awam

Prof. Agus menegaskan, 'super flu' bukanlah istilah medis. Ini adalah bahasa awam untuk menggambarkan flu dengan gejala yang lebih parah dan penyebaran yang cepat.

"Istilah superflu sebenarnya bukan istilah medis, ini lebih ke arah istilah umum yang dipakai untuk flu yang agresif, mudah menyebar dan gejala yang lebih parah," tambahnya.

Gejala Superflu yang Perlu Diwaspadai

Meskipun bukan istilah medis, masyarakat perlu mewaspadai gejala flu yang lebih parah dari biasanya. Jika mengalami gejala seperti demam tinggi, batuk parah, dan sesak napas, segera konsultasikan dengan dokter.

Pencegahan Penularan Superflu

Tindakan pencegahan standar seperti mencuci tangan secara teratur, menggunakan masker, dan menjaga jarak fisik tetap penting untuk mengurangi risiko penularan Superflu dan virus lainnya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow