Waspada! Subclade K 'Super Flu' Terdeteksi di Indonesia
Varian flu Subclade K, yang dikenal juga sebagai 'Super Flu', telah terdeteksi di Indonesia, dikonfirmasi oleh Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes). Kabar ini muncul di tengah tren penurunan kasus influenza yang terpantau dalam dua bulan terakhir.
Dominasi Subtipe Influenza A H3N2
Hasil pemeriksaan genomik hingga minggu epidemiologi ke-51 menunjukkan bahwa kasus influenza didominasi oleh subtipe Influenza A H3N2, mencapai proporsi 100 persen. Varian yang saat ini bersirkulasi adalah clade 3C.2a1b.2a.2a.3a.1.
"Dan pada tanggal 25 Desember 2025 Balai Besar Laboratorium Kesehatan melaporkan telah ditemukan Infleunza A (H3N2) clade 3C.2a1b.2a.2a.3a.1/K, atau yang dikenal dengan subclade K," kata Plt Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan RI dr Prima Yosephine, dalam pesannya kepada detikcom, Senin (29/12/2025).
Tren Penurunan Kasus Influenza
Temuan Subclade K ini terjadi di tengah tren penurunan kasus influenza secara umum. Direktorat Surveilans dan Kekarantinaan Kesehatan Kementerian Kesehatan mencatat bahwa tren influenza menurun dalam 2 bulan terakhir, dengan varian dominan adalah Influenza A (H3).
Surveilans Sentinel Influenza Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI) juga memperlihatkan tren yang serupa. Tren SARI terpantau stabil tanpa adanya indikasi peningkatan kasus. Proporsi kasus influenza menurun menjadi 12 persen dibandingkan pekan sebelumnya. Berdasarkan usia, proporsi tertinggi kasus influenza adalah pada kelompok usia 18-59 tahun, yaitu 40 persen.
Tren penurunan juga terlihat dari data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) untuk pneumonia, ILI, dan ISPA. Data menunjukkan penurunan tren dalam beberapa pekan terakhir.
"Kondisi tersebut di atas menunjukkan bahwa adanya peredaran subclade K tidak mempengaruhi kondisi epidemi influenza di Indonesia," tulis dr Prima.
Imbauan Kemenkes: Tetap Waspada dan Jaga Kebersihan
Meskipun kondisi epidemi influenza stabil, dr. Prima tetap mengingatkan masyarakat untuk terus menggunakan masker saat merasa tidak sehat dan meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Tips Mengurangi Risiko Penularan Flu
- Menjaga pola makan bergizi
- Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)
- Menerapkan etika batuk dan bersin
- Mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun
- Menggunakan masker bagi yang bergejala
Kapan Harus ke Dokter?
"Kami menghimbau untuk segera berkunjung ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami gejala flu berat, batuk, pilek, serta gejala infeksi saluran pernapasan lainnya," pesan dr Prima.
Gejala Flu yang Memerlukan Penanganan Medis
- Gejala flu berat
- Batuk
- Pilek
- Gejala infeksi saluran pernapasan lainnya
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow