Libur Tahun Baru Bersama Anak? Jangan Lupa Bawa Travel Kit!

Libur Tahun Baru Bersama Anak? Jangan Lupa Bawa Travel Kit!

Smallest Font
Largest Font

Liburan Tahun Baru menjadi momen berharga bagi keluarga. Namun, perubahan cuaca dan jadwal makan tak teratur saat bepergian dapat memicu masalah kesehatan pada anak. Untuk itu, orang tua perlu mempersiapkan travel survival kit khusus anak.

Pentingnya Travel Kit untuk Anak Saat Liburan

Menurut Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr dr Nastiti Kaswandani, Sp A, Subsp Respi(K), travel kit menjadi langkah antisipasi agar orang tua tidak panik saat anak sakit di perjalanan. Tidak semua lokasi liburan memiliki akses mudah ke apotek atau fasilitas kesehatan, terutama di jalur tol atau daerah terpencil.

"Biasanya kan liburan gitu, di tol macet, kita nggak bawa persiapan, anak sakit. Aduh, pasti panik," ucapnya dalam media briefing, Senin (29/12/2025).

Isi Travel Kit Anak yang Wajib Dibawa

Berikut daftar perlengkapan dasar yang sebaiknya selalu ada dalam tas travel kit anak:

Alat Pengukur dan Obat-obatan Dasar

  • Termometer digital
  • Antipiretik: Parasetamol dan ibuprofen

Perlengkapan Pertolongan Pertama

  • Band-aids/Kasa
  • Tisu antiseptik
  • Salep atau krim antiseptik untuk luka

Pelindung Diri

  • Masker
  • Repellent (penolak serangga)
  • Sunscreen (tabir surya)
  • Sarung tangan
  • Hand sanitizer

Perlengkapan Tambahan

  • Gunting kecil
  • Cairan untuk hidrasi/oralit
  • Krim mengandung hidrokortison/antihistamin
  • Tas kecil
  • Obat yang rutin diminum sesuai anjuran dokter
  • Normal saline nasal spray

Pentingnya PHBS dan Istirahat Cukup

dr Nastiti juga menekankan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), memastikan imunisasi anak lengkap, menjaga asupan nutrisi seimbang, dan memberikan waktu istirahat yang cukup.

Jadwal Liburan yang Realistis

Orang tua juga diingatkan agar tidak menyusun jadwal liburan yang terlalu padat.

"Orang tua itu membuat itinerary yang sangat ambisius, sehingga yang menjadi korban anak-anak. Pokoknya kita hari ini harus mengunjungi lima tempat, padahal anak itu tidak seperti kita. Kita harus lihat dia capek atau nggak, istirahat cukup atau nggak, bisa tidur atau nggak, makan yang cukup atau nggak," ucapnya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow